Sore tadi, aq mendapat telepon dari mama di Bandung. Katanya beliau lagi pengen ke Batam, merasa kesepian di sana. Walopun tinggal sama bapak, tapi yang namanya lelaki mah jarang ngobrol katanya. Sepi jauh dari cucu. Ada nada sedih dari suaranya. Aq jadi curiga apa ada sesuatu yang terjadi, atau memang lagi sensi n mellow aja, tp beliau memastikan tidak ada apa2, cuma kangen aja.
Beberapa menit setelah pembicaraan lewat telepon usai, aq jadi merenung.
Merasa sedih juga. Merasa aq sebagai anak, yang sudah berusia hampir 26 tahun ini, belum bisa memberikan sesuatu buat mama, memberikan kebahagiaan. Dulu, mama selalu ada saat aku susah, sedih, saat bahagia. Setiap saat selalu ada saat aku membutuhkannya. Rela berkorban apa aja untuk anaknya. Teringat masa-masa sulit dulu, saat- saat penuh perjuangan demi bersekolah dan melanjutkan ke perguruan tinggi. Saat-saat ku terpuruk atau mengalami kegagalan. Mama selalu ada........
Duh, air mata ini tak tertahankan lagi. Maafkan aq, ma....kalo sering membuatmu sedih, khawatir, dan di hari tuamu ini belum bisa menemani hari-harimu. Doaku semoga Allah senantiasa memberikanmu kebahagiaan, kesehatan, kesejahteraan lahir-batin dunia-akhirat....semoga usiamu penuh berkah, Allah memuliakanmu dan membalas segala pengorbanan dan kasih sayangmu dengan surgaNya. Amiin....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Senin, 09 Januari 2012
Mama....
Sore tadi, aq mendapat telepon dari mama di Bandung. Katanya beliau lagi pengen ke Batam, merasa kesepian di sana. Walopun tinggal sama bapak, tapi yang namanya lelaki mah jarang ngobrol katanya. Sepi jauh dari cucu. Ada nada sedih dari suaranya. Aq jadi curiga apa ada sesuatu yang terjadi, atau memang lagi sensi n mellow aja, tp beliau memastikan tidak ada apa2, cuma kangen aja.
Beberapa menit setelah pembicaraan lewat telepon usai, aq jadi merenung.
Merasa sedih juga. Merasa aq sebagai anak, yang sudah berusia hampir 26 tahun ini, belum bisa memberikan sesuatu buat mama, memberikan kebahagiaan. Dulu, mama selalu ada saat aku susah, sedih, saat bahagia. Setiap saat selalu ada saat aku membutuhkannya. Rela berkorban apa aja untuk anaknya. Teringat masa-masa sulit dulu, saat- saat penuh perjuangan demi bersekolah dan melanjutkan ke perguruan tinggi. Saat-saat ku terpuruk atau mengalami kegagalan. Mama selalu ada........
Duh, air mata ini tak tertahankan lagi. Maafkan aq, ma....kalo sering membuatmu sedih, khawatir, dan di hari tuamu ini belum bisa menemani hari-harimu. Doaku semoga Allah senantiasa memberikanmu kebahagiaan, kesehatan, kesejahteraan lahir-batin dunia-akhirat....semoga usiamu penuh berkah, Allah memuliakanmu dan membalas segala pengorbanan dan kasih sayangmu dengan surgaNya. Amiin....
Beberapa menit setelah pembicaraan lewat telepon usai, aq jadi merenung.
Merasa sedih juga. Merasa aq sebagai anak, yang sudah berusia hampir 26 tahun ini, belum bisa memberikan sesuatu buat mama, memberikan kebahagiaan. Dulu, mama selalu ada saat aku susah, sedih, saat bahagia. Setiap saat selalu ada saat aku membutuhkannya. Rela berkorban apa aja untuk anaknya. Teringat masa-masa sulit dulu, saat- saat penuh perjuangan demi bersekolah dan melanjutkan ke perguruan tinggi. Saat-saat ku terpuruk atau mengalami kegagalan. Mama selalu ada........
Duh, air mata ini tak tertahankan lagi. Maafkan aq, ma....kalo sering membuatmu sedih, khawatir, dan di hari tuamu ini belum bisa menemani hari-harimu. Doaku semoga Allah senantiasa memberikanmu kebahagiaan, kesehatan, kesejahteraan lahir-batin dunia-akhirat....semoga usiamu penuh berkah, Allah memuliakanmu dan membalas segala pengorbanan dan kasih sayangmu dengan surgaNya. Amiin....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar